5 Komposisi Tepat Makan Sehat yang Wajib Anda Ketahui

Tampilan

(foto: google)

Makanan sehat dengan porsi yang tepat akan menghasilkan gizi yang baik. Jika porsi tidak tepat, maka beberapa zat gizi akan berlebih atau bahkan mengalami defisiensi. Komposisi makanan yang sehat terdiri atas karbohidrat kompleks (nasi, pasta, jagung, singkong, ubi, kentang), protein rendah lemak (daging sapi rendah lemak, daging ayam tanpa kulit, ikan, tempe, tahu), sayur, dan buah.

Salah satu contoh menu sederhana dengan komposisi yang baik adalah nasi merah + ayam panggang kecap + sup bening sayuran + pisang. Namun, jika sesekali Anda tergiur makan makanan cepat saji, pastikan Anda mengetahui komposisi idealnya. Jika dikonsumsi dengan porsi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan tubuhAnda, makanan cepat saji tidak selalu mengerikan.

Ini sontekannya:

>> Rendah kalori. Untuk satu kali makan besar sebaiknya mengandung 500 kalori atau kurang. Contoh: satu porsi nasi, sepotong lauk berupa ayam bakar/tempe, sayur capcay, dan sepotong buah.

>> Mengandung protein, untuk memperbaiki sel dan membangun otot. Idealnya, dalam tiap makan besar mengandung 10 gram protein (sebagai gambaran, dalam 100 gram putih telur terkandung 10 gram protein, sementara 100 gram dada ayam mengandung 20 gram protein)

>> Rendah sodium/natrium. Konsumsi sodium/natrium atau lebih dikenal awam sebagai garam, dapat menimbulkan gangguan metabolisme, seperti meningkatkan tekanan darah.

>> Rendah gula. Batasi tak lebih dari 20 gram gula dalam satu kali makan besar. Asupan gula yang berlebihan akan menimbulkan kelebihan asupan kalori yang jika dibiarkan terus-menerus dalam jangka panjang akan menyebabkan kelebihan berat badan. Asupan gula yang terlalu tinggi juga dapat membuat gangguan metabolisme insulin, enzim pengatur gula darah.

>> No trans fat. Trans fat, dalam berbagai literatur disinyalir akan membuat lemak dalam darah meningkat sehingga dapat mengganggu kesehatan pembuluh darah.


surce: femina.co.id