Keunggulan Prosesor Intel Generasi Ke-8 Dibanding Pendahulunya

Tampilan

(foto: dunia.tempo.co)

Presiden Donald Trump tampaknya semakin menipis kesabarannya menghadapi Korea Utara yang tak mau ditundukkan soal program senjata nuklirnya sekalipun dikenai sanksi internasional.

Situasi ini mengkhawatirkan dunia jika perang akhirnya terjadi dan diperkirakan akan memicu terjadinya perang dunia III. Menurut Joe Cirincione, Presiden Ploughshares Fund, Presiden Trump bisa memerintahkan serangan nuklir secepat ia menulis cuitan di Twitter. Ploughshares Fund merupakan yayasan yang menggerakkan inisiatif-inisiatif damai dan mencegah perang.

Berikut 5 tahapan yang penting dilakukan Trump begitu memerintahkan militernya menuklir Korea Utara:

1. Presiden Trump mendapat ucapan ada serangan masuk dan membuka koper Football.

Perang dengan Korea Utara hanya akan dimulai jika Trump menerima ucapan atas serangan yang akan terjadi, entah dari Amerika Serikat atau dari sekutu. Pihak militer yang selalu berada di sisi presiden akan membuka koper nuklir yang dikenal dengan football. Koper hitam itu berisi rancangan nuklir komando presiden dan perintah untuk menghubungi para komandan militernya di seluruh dunia.

2. Presiden Trump mendiskusikan rencananya dengan 2 petinggi militer.

Presiden adalah satu-satunya pengambil keputusan namun ia tetap harus berkonsultasi dengan dua orang, yaitu wakil direktur operasi Pentagon yang bertugas di Pusat Komando Militer Nasional dan petugas komando strategis Amerika.

3. Presiden Trump mengambil keputusan dan perintah siap dijalankan.

Memverifikasi perintah, petugas menyebutkan kode rahasia dan presiden harus menjawab dengan kode yang tercetak di atas kartu yang disebut biscuit.

4. Kru Peluncuran Bersiap untuk Menyerang.

Kru peluncuran akan menerima rencana yang diverifikasi dan bersiap untuk menyerang. Para petugas akan membuka brangkas, memasukkan serangkaian kode, dan membuka kunci untuk meluncurkan rudal.

5. Rudal Diluncurkan

Hanya butuh waktu sekitar lima menit untuk peluncuran peluru kendali balistik antarbenua setelah Presiden Donald Trump memberi perintah. Rudal diluncurkan dari bawah laut yang hanya butuh waktu 15 menit. Keseluruhan proses harus cepat mengingat rudal yang ditembakkan bisa sampai dalam waktu 30 menit. Jika presiden mau, Amerika bisa saja meluncurkan rudal sebelum musuh melakukannya. Namun, sepertinya Presiden Trump masih menahan diri untuk tidak memulai Perang Dunia III.

source: dunia.tempo.co